“Sudah dilaporkan kepada dinas terkait. Karena, kita ingin bantuan untuk korban cepat disalurkan,” ungkapnya.
Pada musim penghujan di akhir 2021, Lingga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai dampak La Nina. Apalagi, dirinya baru menghadiri rapat koordinasi penanganan bencana di Mapolres Lebak bersama para Camat dan Kapolsek. Arahan dari BPBD dan Kapolres Lebak, pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat harus siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi pada musim penghujan di akhir 2021 dan awal 2022 yang akan datang.
“Banjir di Bingluk belum seberapa. Kita minta, penanganan saluran irigasi yang jebol dipercepat, sehingga ke depan air dari irigasi tidak lagi tumpah ke pemukiman penduduk,” tegasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Feby Rizki Pratama menyatakan, telah menerima laporan terkait musibah banjir di Malingping. Banjir di sana sudah surut, karena hanya tumpahan dari saluran irigasi Cilangkahan 1. Jika saluran irigasinya sudah ditangani maka wilayah tersebut diyakini tidak akan kebanjiran kembali di masa yang akan datang.
“Udah, kita sudah menerima laporan soal banjir di Malingping. Sekarang sudah surut dan masyarakat kembali ke rumahnya masing-masing,” jelasnya.(tur)










