“Hal itulah yang mengakibatkan kali gembong terlihat makin menyempit, yang berpotensi aliran air menjadi tersumbat,”ujarnya.
Menurutnya, Dinas terkait ada anggaran OP. Dimana anggaran tersebut peruntukannya untuk operasional babat rumput, pembelian pelumas untuk pintu tutup air dan kegiatan swakelola untuk pengangkatan lumpur secara manual.
“Untuk hal tersebut, saya mempertanyakan kemana anggaran tersebut jika secara kasat mata kali gembong tidak terawat seperti itu yang di penuhi rumput,”pungkasnya.(mul)










