Winston melanjutkan, tahun 2022 merupakan tahun yang tepat bagi PT SBI untuk menguatkan area distribusi terutama di kota-kota kunci yang dapat memberikan peluang bisnis lebih besar, seperti di kota Medan, Makassar, Palembang, Balikpapan dan Banjarmasin.
“Perseroan meyakini dengan memperkuat distribusi di kota-kota tersebut akan meningkatkan efisiensi logistik dan mendukung para dealer berkinerja lebih baik,” jelasnya. Secara ekonomi makro pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah juga telah memberi dampak ekonomi yang positif bagi PT SBI dalam melakukan kegiatan usaha sebagai perusahaan distribusi.
“Infrastruktur jalan yang baik bukan hanya mengoptimalkan jalur distribusi tapi juga berdampak langsung pada masyarakat yang menggunakan sepeda,” jelasnya.
Sementara itu Direktur Utama PT SBI Andrew Mulyadi menambahkan, saat ini sepeda bukan lagi hanya sebagai alat transportasi, tapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sebagai alat olahraga, rekreasi, hobi bahkan fashion maayarakat. Itu mengapa, demand dari pasar stabil setiap tahunnya.
“Dengan berbagai dukungan eksternal tersebut, tren sepeda dalam skala global dan lokal bertumbuh. Ditambah meningkatnya kebutuhan teknologi listrik, kegiatan usaha yang dijalankan oleh SBI memiliki prospek jangka panjang yang sangat positif” jelas Rendi.(Syaiful Adha).











