Lurah Welas mengaku dia ingin menepis anggapan bahwa orang bartato identik dengan orang jahat. Baginya, tato adalah karya seni yang tinggi. Semua tato yang membanjiri tubuhnya bergambar wanita geisha. Setidaknya ada empat tato geisha di tubuhnya.
Meski terkesan sangar, namun Lurah Welas dikenal dekat dengan warganya. Tak sedikit juga menyukai dan mencintai gaya kepemimpinan Lurah Welas. Baru saja dilantik menjadi lurah, dia menyumbangkan mobil pribadinya kepada warga. Mobil itu digunakan 100 persen untuk keperluan warga yang bersifat urgen. Mulai dari mengantar warga yang sakit. Sampai kepada ibu-ibu yang akan melahirkan.
REPORTER: Agung S Pambudi
EDITOR : Agung S Pambudi









