SERANG – Di tengah antrian operasi pasar minyak goreng di Alun-alun Barat Kota Serang Rabu 9 Maret 2022 pagi terdapat sejumlah wartawan. Mereka ikut antri membeli minyak goreng karena ingin meringankan beban istrinya di rumah.
Salah satu wartawan yang ikut antrian operasi pasar minyak goreng Bahtiar Rifa’i. Wartawan dari media nasional tersebut mengaku ikut antri karena sayang istri. “Kami ikut antri beli minyak goreng karena sayang istri, minyak goreng lagi susah saat ini,” ungkap Bahtiar.
Bahtiar mengapresiasi operasi pasar minyak goreng yang diselenggarakan Polres Serang Kota. Menurut dia, operasi minyak goreng tersebut telah membantu masyarakat ditengah kelangkaan minyak goreng. “Menurut saya operasi pasar ini sangat membantu masyarakat,” ujar Bahtiar.
Dikatakan pria asal Petir, Kabupaten Serang ini selain dirinya banyak rekannya sesama wartawan yang ikut membeli minyak goreng dalam operasi pasar tersebut. “Yang beli enggak cuma saya saja, teman saya yang habis liputan juga ikut beli,” ucap Bahtiar.
Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, dalam operasi pasar kali ini pihaknya menyediakan seribu liter minyak goreng. “Ada 1500 liter yang kami sediakan dalam operasi pasar hari ini,” ujar alumnus Akpol 2002 tersebut.
Perwira menengah Polri itu mengungkapkan, harga mengungkapkan pihaknya menjual Rp14 ribu perliternya. “Dijual Rp14 ribu perliternya, setiap warga kami batasi membeli dua liter supaya yang lain bisa kebagian,” tutur mantan Koorspripim Polda Banten tersebut.
Reporter : Fahmi Sa’i
Editor : Agung SP











