“Saya juga enggak nyangka, di tempat pengolahan telor asin kami yang masih sederhana, jadi rujukan Kementan RI dan kepala dinas di enam provinsi,” kata Susi kepada Radar Banten, Jumat 11 Maret 2022.
Dijelaskan Susi, semua pegawai di UKM Abinisa merupakan ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sujung. “Setiap hari kami memproduksi ribuan telur asin,” ujarnya.
Terkait kunjungan itu pun, Susi mengaku tak menyangka bahwa usahanya yang terpilih. Hal ini bisa menjadi momen kebangkitan Abinisa usai diterpa badai pandemi.
“Kami berharap produk kami semakin banyak konsumennya, selama ini baru dipasarkan ke Jakarta, Bekasi, Karawang, semoga nanti bisa ke seluruh Indonesia,” harapnya.
Saat ini, Susi sering diminta menjadi pembicara pada kegiatan pelatihan Kementerian Pertanian di luar kota untuk melatih tentang pengolahan potensi produk di berbagai wilayah.
Reporter : Daru Pamungkas
Editor : Aas Arbi










