Kepada 43 lulusan STAN, Benyamin mengatakan, tantangan bagi Pemkot Tangsel ke depan sangat besar, apalagi menyangkut administrasi keuangan daerah. Ia sendiri juga telah menambah kompetensi ASN untuk memfokuskan lagi keahlian di bidang mereka masing-masing.
“Ini penting, agar setiap penempatan pegawai sesuai dengan kapasitas dan keahlian ilmu yang dikuasainya,” terang Benyamin.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangsel Fuad mengatakan, dari 43 lulusan STAN, 23 orang di antaranya ditempatkan menjadi staf pengelola keuangan yang akan disebar di seluruh OPD.
Kemudian, 3 orang ditempatkan di bidang pengelola anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Tangsel, 2 orang ditempatkan pada bidang verifikator anggaran BPKAD Kota Tangsel, 1 orang ditempatkan pada bidang pengelolaan barang milik negara di BPKAD Kota Tangsel juga.
“Selanjutnya, 1 orang ditempatkan di bidang pengelola data dan dokumentasi pajak pada Badan Pendapatan Daerah, 5 orang ditempatkan di bidang verifikator pajak dan 2 orang ditempatkan pada bidang penagihan dan pengawasan Bapenda Kota Tangsel,” tandasnya.
Reporter : Syaiful
Editor : Merwanda











