Rumah tersebut terdiri dari beberapa kamar. Di bagian kamar pertama, terlihat ada meja kerja yang di atasnya terdapat peti seperti tempat menyimpan benda pusaka. Namun, saat hendak dibuka penjaga, peti itu dalam keadaan terkunci.

Di kamar kedua, terlihat beberapa benda klasik. Seperti televisi, radio, kotak musik, mesin jahit, telepon, dan pajangan klasik lainnya.
Di atas meja, juga berjejer foto-foto Achmad Djajadiningrat bersama keluarganya. Foto-foto itu mulai dari foto wajah Achmad Djajadiningrat dan istrinya, hingga foto keluarga yang sedang berfose di rumah tersebut.
Di bagian dinding juga terpampang foto-foto Banten masa lalu. Kemudian, juga simbol-simbol note piano, dan surat kabar zaman orde baru.











