Sementara itu, Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas 1 Tangerang Urip Setiono mengatakan, kegiatan sosialisasi ini dilakukan di empat kecamatan yang rawan bencana di kota Cilegon.
“Selain melakukan sosialisasi, BMKG juga pada kegiatan ini melakukan pemasangan instalasi aplikasi potensi bencana di kecamatan,” ujar Urip.
Urip meminta agar kecamatan dapat mengecek kembali jalur evakuasi dan ke depan dapat mengundang industri untuk menyosialisasikan potensi bencana industri.(*)
Reporter: Rajudin
Editor: Mastur











