Cholid Askar, juga pemenang Bogasari SME Awards dengan usaha Ka Nung Bogor yang menjual makanan Timur Tengah sejak 2002, menambahkan, untuk bisa bertahan pada masa sekarang dapat menjual secara online yang bekerja sama dengan e-commerce, lalu pemerintah juga mengeluarkan stimulus Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang juga didorong oleh Bogasari Mitra Card bagi para mitranya.
“Terdongkrak dari program tersebut, beberapa e-commerce memberikan diskon mencapai 70 persen. Lalu untuk menghemat biaya produksi kami menggunakan solar panel agar minimal kita tidak merumahkan karyawan yang ada, karena dengan cara itu lumayan terbantu terutama untuk kebutuhan listrik. Hal lain lagi, yang kami lakukan adalah dengan mempekerjakan tenaga kerja difabel, mereka bekerja dengan selalu berusaha memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Staf Khusus Menteri Bidang Ekonomi Kerakyatan Kementerian Koperasi dan UKM Muhammad Riza Adha Damanik juga memberikan kiat dan pesan untuk para pelaku UMKM di seluruh Indonesia,
“Kolaborasi merupakan kunci untuk kita lebih kuat dan optimis menghadapi pandemi dan perubahan lingkungan. Usaha tidak lagi sendiri-sendiri, kecil-kecil, tetapi berkelompok atau berkoperasi. Kita juga harus peka terhadap perubahan perilaku konsumen,” katanya.











