DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI BANTEN
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menggelar festival Rampak Bedug tingkat SMA/SMK se Provinsi Banten tahun 2022. Kegiatan festival dengan tema Evaluasi Mulok Rampak Bedug sebagai Implementasi Pergub Banten Nomor 15 Tahun 2014 ini sebagai upaya untuk melestarikan budaya Banten agar terus mendunia.
Festival ini diikuti oleh 32 tim Rampak Bedug dari SMA/SMK se-Provinsi Banten. Delapan tim Rampak Bedug terbaik pun tampil di final festival Rampak Bedug tingkat SMA/SMK se Provinsi Banten di Plaza Aspirasi, KP3B, Kota Serang, Rabu (23/3).
Kepala Dindikbud Provinsi Banten Tabrani mengatakan, seni Rampak Bedug merupakan budaya yang patut dilestarikan. Apalagi seni Rampak Bedug ini telah menjadi perhatian pemerintah pusat.
“Satu di antara kebanggaan Banten adalah Banten punya kebudayaan warisan yang sudah ditetapkan oleh kementerian berupa seni Rampak Bedug,” ujar Tabrani.

Sebagai masyarakat Banten, semua masyarakat harus bangga terhadap seni Rampak Bedug. Lantaran, seni ini bukan hanya dikenal di daerah Banten saja, melainkan juga telah dikenal sampai mancanegara.
“Bukan hanya sekadar dikenal nusantara tapi juga dikenal oleh dunia. Dibuktikan kita pernah diundang untuk menampilkan Rampak Bedug ke Belanda,” tuturnya.
Kata dia, pelestarian Rampak Bedug tidak bisa hanya sebatas sampai festival saja, tetapi terus digelorakan dan dilestarikan agar lebih dikenal lagi oleh masyarakat dunia.
Untuk itu, kesenian Rampak Bedug ini menjadi salah satu muatan lokal yang harus diajarkan sekolah kepada seluruh siswa. Dengan begitu, diharapkan Rampak Bedug akan terus lestari. (adv)











