JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Pasca acara MotoGP di Sirkuit Mandalika NTB selesai, si pawang hujan Rara Istiati Wulandari menjadi buah bibir karena aksi kontroversialnya tersebut.
Bahkan mata dunia tertuju pada Rara Istiati Wulandari karena aksinya menghalau hujan di Sirkuit Mandalika, NTB.
Aksi Rara Istiati Wulandari menjadi heboh karena di bawah guyuran hujan, badai dan petir, dia keliling bawa mangkok sambil komat-kamit baca mantra.
Aksi Pawang Hujan Rara Istiati Wulandari di acara MotoGP mendapatkan tanggapan Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al Quran Kementerian Agama Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi. Lc., MA.
Menurutnya yang dikutip RADARBANTEN.CO.ID, bahwa aksi Rara itu ada yang memuji dan ada pula yang menghujat.
Terlepas dari kontroversinya, dia telah mentahbis dirinya sebagai Cloud Engineer at MotoGP Mandalika. Hujan bisa dihalau dan bisa dipanggil. By request.











