Ia mengatakan, Astra Infra Toll Tangerang-Merak harus lebih empati dengan kendala yang dihadapi pelanggan.
Adi, salah seorang pengguna Tol Tangerang-Merak juga mengaku kecewa dengan dampak pembangunan jembatan yang sangat lama. “Bukannya cepat terurai malah nambah parah,” tandasnya.
Karyawan swasta di salah satu perusahaan di Jakarta ini berharap pembangunan jembatan itu dapat dipercepat mengingat ia menggunakan jalan tol agar cepat sampai di tujuan.
“Ini parah di jam berangkat kerja. Kami bingung mau lewat tol macet, lewat bawah (jalan biasa-red) lebih parah karena banyak yang sekarang memiliki lewat jalur bawah,” ujar Adi.
Sebelumnya, pihak Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak menargetkan pengerjaan pelebaran Jembatan Ciujung yang berlokasi di KM 56 hingga KM 57 Tol Tangerang-Merak rampung sebelum Lebaran.











