“Sebanyak 31,7 persen memilih Ganjar Pranowo, sebanyak 38,4 persen memilih Airlangga, dan 26,7 persen memilih Prabowo, sedangkan 3,2 persen tidak menjawab,” tegas Alamsyah.
Alamsyah mengaku, elektabilitas Airlangga memang menjadi yang tertinggi dalam survei yang digelar LMPP periode 19-31 Maret 2022 ini. Ia mengatakan, dalam simulasi pertanyaan terbuka maupun tertutup, Ketua Umum Golkar dipilih paling banyak dari 2.200 responden seluruh Indonesia.
Dalam pertanyaan terbuka, elektabilitas Airlangga di urutan teratas dengan 18,3 persen. Posisi kedua ditempati Prabowo Subianto dengan 16,5 persen, disusul Ganjar (14,1 persen) dan Puan Maharani (5,1 persen).
Sementara, dalam simulasi pertanyaan tertutup menggunakan 16 nama tokoh, Airlangga tetap teratas dengan 21,7 persen, disusul Prabowo (17,6 persen), Ganjar (16,4 persen), dan Puan Maharani 5,1 persen).
Elektabilitas Airlangga juga diikuti elektabilitas Partai Golkar yang mengungguli partai lain dalam survei ini. Alamsyah mengatakan, melalui simulai pertanyaan terbuka, Golkar menempati urutan pertama dengan elektabilitas 14,8 persen. PDIP berada di urutan kedua dengan 14,2 persen, disusul Gerindra 13,9 persen.











