CILEGON, RADAR BANTEN – Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta berharap ajang Seleksi Tilawatil Quran (STQ) di tingkat kelurahan bukan hanya sekedar kegiatan seremonial belaka.
“STQ bukan seremonial saja. Tapi dengan kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit Qurani. Sehingga Quran mengakar di masyarakat Cilegon, jadi makin pinter baca Alquran,” ucap Sanuji, Senin 4 April 2022.
Kata Sanuji, kegiatan STQ ini sebagai upaya untuk menghasilkan qori-qori terbaik dari setiap kelurahan. “Sehingga diharapkan dapat memunculkan qori dari Kota Cilegon yang menasional maupun sampai ke internasional,” ujar Sanuji.
Diketahui, STQ merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan di semua kelurahan Kota Cilegon. Untuk tahun ini, STQ tingkat kelurahan dilaksanakan di triwulan pertama. Selanjutnya para pemenang akan diikutsertakan pada ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan.
Di tempat terpisah, Sekretaris LPTQ Kota Cilegon Rahmatullah menerangkan, untuk memberdayakan juara-juara STQ dari kelurahan biasanya ditampilkan pada acara peingatan hari besar isalam (PHBI) setiap kelurahan.
“Setelah itu, saat formalnya baru menghadirkan qori nasional. Intinya untuk memotivasi agar semangat lagi dalam mengaji Al Quran, jadi biasanya ada dua tampilan,” kata pria yang akrab disapa Pak Aya ini.
Lebih lanjut, Rahmatullah menginginkan kedepan di Kota Cilegon untuk juara-juara MTQ ada semacam pembinaan yang berkelanjutan. “Kami mau cari informasi juga ke provinsi, karena di provinsi akan memberlakukan seperti olahraga yakni pembinaannya full berkelanjutan. Jadi kita akan coba,” tutup Rahmatullah.
Reporter : Rajudin
Editor : Merwanda










