PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) mendirikan Posko Tsunami Selat Sunda di Tanjung Lesung Beach Resort dan Hotel di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.
Selain di Tanjung Lesung, BMKG mendirikan Posko Tsunami di Labuan, Carita, Pasauran, Anyer, dan Kota Cilegon. Adapun Posko Tsunami didirikan oleh BMKG bekerjasama dengan BPBD dan unsur terkait dalam rangka melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana erupsi Gunung Anak Krakatau.
General Manager Tanjung Lesung Beach Resort dan Hotel, Hendro Wahyono membenarkan, BMKG beserta BPBD dan tim membuka posko tsunami di Tanjung Lesung.
“Ya betul BMKG beserta BPBD dan tim mendirikan posko di Tanjung Lesung. Untuk melakukan pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu (7/5).
Pemantauan dilakukan oleh BMKG bersama BPBD dan tim di Tanjung Lesung turut memberikan rasa aman dan nyaman. Hal itu dirasakan baik oleh pengelola wisata dan wisatawan.
“Menurut saya kehadiran BMKG beserta tim menambah rasa nyaman,” katanya.
Sementara itu Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, Tim BMKG bersama BPBD Pandeglang memantau kondisi pantai Tanjung Lesung.
“Untuk melalukan verifikasi jalur dan rambu evakuasi serta memberikan penjelasan pentingnya memahami Cara selamat dari gempa dan tsunami,” katanya.
Adapun hasil dari verifikasi, Tanjung Lesung Beach Resort dan Hotel sudah dilengkapi dengan rambu evakuasi tsunami. Selain itu di area kompleks Tanjung Lesung juga terpasang papan informasi gejala alam dan cara selamat jika terjadi tsunami.
“Tersedia juga rambu dan jalur evakuasi menuju bukit Tanjung Lesung. Jadi sudah dibuatkan juga jalur evakuasi atau akses Jalan dari pantai menuju bukit Tanjung Lesung,” katanya.
Daryono menilai, KEK Tanjung Lesung sangat memperhatikan keselamatan. Pengelolanya memiliki tatakelola mitigasi yang baik.
“Ini dapat menjadi jaminan keamanan wisata. KEK Tanjung Lesung Keren banget,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Ahmad Lutfi











