Untuk itu Idi berharap adanya sinergi dari TNI, Polri dan dinas- dinas terkait agar LKBA dapat lebih berhasil dan berdampak positif bagi masyarakat.
Sementara itu AKBP Andaryoso menekankan soal pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Termasuk para Kades harus merangkul semua potensi di desanya masing-masing. Kemudian membina komunitas-komunitas yang ada. Misalnya komunitas gowes. Komunitas otomotif, dan lainnya,” harap Andaryono.

Foto: M Widodo / Radar Banten
Perwira menengah Polda Banten ini kemudian mengurai soal kriteria apa saja dalam penilaian Aman. Mulai dari bebas tindak pidana, bebas narkoba, bebas KDRT, bebas tawuran, bebas pelecehan seksual, dan lain-lain.
Penilaian atas kriteria tersebut terhitung sejak launching LKBA yang rencananya digelar pada 8 Juni mendatang.
Sementara M Widodo, Dewan Redaksi Radar Banten memberikan kiat-kiat atau saran soal memilih RW yang akan dimajukan dalam ajang LKBA. Saran pertama, pilih RW yang wilayahnya mudah diatur. “Kalo ada pilih RW yang jalan lingkungannya lurus dan lebar. Hindari yang jalan lingkungannya sempit dan berkelok-kelok,” katanya.
Selanjutnya kedua, pilih RW yang jumlah RT nya paling sedikit, sehingga tidak terlalu banyak mengeluarkan anggaran. “Jangan memilih RW yang jumlah RT nya banyak, tapi yang dibenahi cuma satu atau dua RT,” lanjut Widodo.
Editor: M Widodo











