Saat itu, Reda Manthovani mengatakan, kehadiran dirinya pada acara HPN sebagai bukti bahwa sinergitas antara penegak hukum di Banten dengan persnya sudah terjalin erat.
“Ini kan istilahnya lebaran wartawan, sebagai mitra pers kami penegak hukum ikut merayakan,” katanya.

Lebih jauh Reda berpesan agar pers di Banten tetap indipenden dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya. Menurut Reda, keberadaan pers sebagai pilar keempat demokrasi justru menemukan momentumnya di era digital saat ini, dimana semua orang seolah-olah bisa menjadi jurnalis.
“Meski sekarang kita bisa dapat informasi dari mana saja, tapi ka fakta yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan kan hanya ada di lembaga pers yang kredibilitasnya diakui,” pesan Reda.
Sebelumnya, Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) Zamzam Siregar mengapresiasi soliditas jajaran Kejati DKI Jakarta dibawah pimpinan baru Reda Manthovani.
“Kami mengapresiasi langkah Kejati DKI yang telah menginisiasi kegiatan olahraga sepak bola mini. Semoga soliditas ini kian terjaga dan mempererat harmonisasi antara kami sebagai insan pers dengan jajaran Kejaksaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa digelar di 34 Kejaksaan Tinggi di Indonesia dalam rangka sinergitas dan soliditas.
“Selanjutnya kami berencana mengunjungi Kejati Jabar dan Kejati Banten, untuk melakukan pertandingan persahabatan futsal, seperti yang telah dilakukan bersama Kejati DKI Jakarta,” pungkasnya.
Reporter: Deni Saprol
Editor: Aditya











