JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB) mendapatkan proper hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia.
Proper Hijau merupakan bentuk pengakuan atas upaya luar biasa dari perusahaan-perusahaan yang mampu melampaui standar pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup (beyond compliance), melalui berbagai inovasi, dan praktik terbaik yang berkelanjutan.
Selain itu, Proper Hijau juga merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan, hingga kesiapsiagaan dan respon perusahaan terhadap potensi bencana, yang mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosial yang lebih luas.
Mengusung penerapan Teknologi Batubara Bersih (Clean Coal Technology/CCT) yang selaras dengan komitmen Pembangunan Hijau (Green Development), implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam operasional PLTU Jawa 7, serta pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat “Desa Harapan”, PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (PT SGPJB) berhasil meraih penghargaan PROPER HIJAU dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Anugerah Lingkungan PROPER 2026.
Pencapaian ini sekaligus menorehkan sejarah dalam kelistrikan tanah air, sebagai PLTU Ultra Super Critical Kapasitas 1.050 MW pertama yang meraih Proper Hijau.
Pada Anugerah Lingkungan PROPER 2026 yang dilangsungkan di Jakarta 7 April 2026, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi perusahaan-perusahaan yang berhasil meraih PROPER HIJAU.
“Pimpinan Perusahaan (CEO), yang hari ini pada predikat HIJAU, diucapkan terima kasih yang luar biasa dari kami. PROPER beyond compliance yang telah Bapak lakukan berkontribusi serius didalam rangka membangun banyak hal. Mulai dari efisiensi sumber daya kita, kemudian pencegahan pencemaran, dan banyak kemudian kegiatan-kegiatan yang mampu memdbangun ekonomi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung,” katanya.

Zhao Zhigang, selaku Presiden Direktur PT SGPJB menyampaikan bahwa PLTU Jawa 7 akan terus meningkatkan kontribusi penyediaan listrik yang aman, andal, ekonomis, bersih, inovatif, dan ramah lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam sinergi dan kolaborasi mendukung program-program pemerintah untuk terwujudnya Indonesia Maju Berkelanjutan.
PLTU Jawa 7 dibangun oleh PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (PT SGPJB), perusahaan patungan antara China Energy Investment Group dan anak perusahaan dari PLN Group melalui PT PLN Nusantara Renewables (PLN NR).
PLTU Jawa 7 adalah proyek pengembangan Independent Power Producer (IPP) pertama PLN NR yang merupakan kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan Tiongkok. Manajemen berkomitmen tinggi untuk mempromosikan pembangunan ramah lingkungan melalui penerapan Teknologi Batubara Bersih (Clean Coal Technology/CCT), memastikan kegiatan operasi PLTU Jawa 7 aman, ekonomis, dan bersih dengan efisiensi tinggi untuk jaminan pasokan energi listrik yang andal pada sistem transmisi Jawa-Madura-Bali dan mendukung Pembangunan Hijau (Green Development).
Editor: Abdul Rozak











