Longsor yang cukup parah, membuat dirinya dan warga lainnya terpaksa melakukan evakuasi menginggat, hujan masih mengguyur wilayah tersebut.
“Sekarang lagi beres-beresin rumah pak, kita evakuasi yang bisa kita bawa. Kita takut longsornya semakin parah,” katanya.
Kepala Desa Sangkamanik, Jaya mengatakan, dalam kejadian tersebut sendiri tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir hingga ratusan juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan warga yang ada dibantatan sungai juga sudah pada di evakuasi. Untuk kerugian, kita perkirakan hingga Rp100 juta,” ungkapnya.
Sementara Kepala BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama, mengatakan, pihaknya sendiri sudah meninjau lokasi longsoran di pinggir sungai Cisimeut itu.
Menurutnya, longsor itu bukan kali terjadi, sudah sudah kerap terjadi di area pinggir sungai Cisimeut. Ia pun mengimbau kepada warga yang berada di pinggiran sungai itu untuk melakukan evakuasi dini.
“Jadi ini kejadian yang sudah lama, tetapi memang ini paling parah. Makanya kami menginbau kepada warga sekitar buat melakukan evakuasi, karena melihat curah hujan yang masih terjadi hingga saat ini,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Mastur











