LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak ingin ‘menyontek’ dua aplikasi digital milik Pemkab Sumedang, yakni aplikasi E-Office dan E-Sakip.
Bahkan, rombongan pejabat Pemkab Lebak yang dipimpin oleh Sekda Lebak Budi Santoso berangkat dan belajar langsung ke Kabupaten yang terkenal dengan makanan tahu khas Sumedang.
Aplikasi E-Office itu sendiri diketahui merupakan super aplikasi. Aplikasi ini digunakan seluruh pegawai Pemkab Sumedang, baik melalui handphone maupun PC yang sudah berbasis digital dan terintegrasi untuk memudahkan dalam bekerja.
Aplikasi ini sudah memuat layanan tata naskah dinas elektronik, tanda tangan digital, absensi elektronik, disposisi laporan harian kerja, fitur work from home (WFH), termasuk e-SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemeritahan).
Menurut Budi, aplikasi itu tentunya jika berhasil diterapkan maka akan mempermudah sistem kerja para ASN di Kabupaten Lebak khususnya di era digital saat ini.
“Kita lihat, Kabupaten Sumendang ini memiliki potensk manajemen tata kelola yang baik dan sudah maju. Untuk itu kita dari kemarin melakukan study banding langsung guna mencontoh manajemen tata kelola daerah, salah satunya yakni penggunaan aplikasi E-Office dan E-Sakip itu,” kata Sekda Lebak, Rabu (1/6).











