CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – BPJS Kesehatan dan Yayasan Bhakti Hermina menandatangani Perjanjian Kerjasama tentang Jaminan Kesehatan Bagi Peserta Yang Didaftarkan Oleh Yayasan Bhakti Hermina (Donasi JKN-KIS).
Melalui kerjasama itu, Yayasan Bhakti Hermina mendaftarkan 1.000 orang masyarakat Cilegon sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan.
Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Dasrial dan Pimpinan Yayasan Bhakti Hermina Iing Ihsan Hanafi di ruang serbaguna Rumah Sakit Hermina Cilegon, Selasa 31 Mei 2022.
Proses penandatanganan perjanjian kerjasama disaksikan langsung oleh Deputi Direksi Wilayah Banten Kalimantan Barat dan Lampung (Bakalbalam) BPJS Kesehatan Lisa Nurena, Direktur RS Hermina Cilegon Yulivitri, dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Ratih Purnamasari.
Pimpinan Yayasan Bhakti Hermina Iing Ihsan Hanafi dalam sambutannya menjelaskan, donasi JKN-KIS ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Cilegon.
“Ini bukan pertama, di beberapa rumah sakit klien, kami ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Iing menyadari donasi JKN-KIS yang diberikan masih belum maksimal, namun, diharapkan bisa bermanfaat terutama bagi 1.000 orang penerima.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Direksi Bakalbalam BPJS Kesehatan Lisa Nurena menjelaskan, kerjasama tersebut merupakan bukti kepedulian Yayasan Bhakti Hermina kepada masyarakat.
“Sebagai bukti kepedulian masyarakat ikut berpartisipasi dalam program donasi JKN KIS 1.000 jiwa dalam setahun, karena itu kami sangat mengapresiasi. Ini yang sangat dibutuhkan masyarakat,” paparnya.
Dijelaskan Lisa, berdasarkan data kepesertaan JKN-KIS, yang belum tercover adalah masyarakat yang benar-benar tidak mampu. Karena itu sudah saatnya gotong royong, karena tidak bisa dibebankan semuanya kepada pemerintah.
“Mudah-mudahan rumah sakit Hermina bisa jadi pionir, dan rumah sakit lain bisa mengikuti,” ujarnya.
Apresiasi terhadap Yayasan Bhakti Hermina pun disampaikan oleh Kepala Dinkes Kota Cilegon Ratih Purnamasari.
“Kami berharap akan diikuti oleh beberapa, karena Kota Cilegon adalah kota industri,” ujarnya.
Senada dengan instruksi presiden tentang target UHC, Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mempunyai program prioritas salah satunya Perluasan kepesertaan JKN-KIS.
“Untuk mencapai UHC 98 persen pemerintah kota terbatas karena harus dibagi dengan program lain, Alhamdulillah dengan partisipasi donasi ini luar biasa membantu,” tuturnya. (*)











