“Secara konsisten saya telah mengeluarkan 3 kebijakan yang terukur mengenai para tenaga Non ASN yaitu menginstruksikan BKPP untuk memberikan kesempatan yang seluas – luasnya kepada para honorer kita untuk mengikuti tes CPNS dan PPPK, Menerjunkan Tim khusus Pemerintah Daerah untuk memberikan perhatian penuh kepada para pegawai Non ASN kita serta menginstruksikan agar pemkot Cilegon dapat fokus untuk mengelola para tenaga Non ASN kita yang ada secara tepat dan komprehensif,” sambungnya.
Helldy berharap kebijakan yang telah dibuat dapat terus dilakukan secara konsisten oleh seluruh Perangkat Daerah di Kota Cilegon.
“Saya harap kebijakan yang saya buat dapat terus dilakukan secara konsisten oleh seluruh OPD di Kota Cilegon, hal ini harus dilakukan karena sebagai solusi dalam mengatasi rumitnya permasalahan honorer yang sekarang terjadi secara Nasional,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Helldy juga memberikan apresiasi kepada 281 pegawai Pemkot Cilegon yang telah naik jabatan pada periode 1 April 2022.
“Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada 281 pegawai Pemerintah Kota Cilegon yang hari ini menerima SK kenaikan pangkat periode 1 April 2022, saya harap kenaikan pangkat ini akan meningkatkan motivasi untuk bekerja dengan sebaik – baiknya dalam rangka melayani masyarakat di masing – masing perangkat Daerah,” pungkasnya.
Turut hadir, Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin, Asisten Daerah I dan II Setda Kota Cilegon, Pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon dan diikuti oleh Perwakilan Pegawai Kelurahan, Kecamatan di Kota Cilegon serta Pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. (Bam/air)











