Kekosongan jabatan membuat sejumlah pegawai harus rangkap jabatan dan itu dinilai menjadi beban berat.
Hal itu jelas akan berdampak buruk terhadap performa pemerintah dalam merealisasikan program serta melayani masyarakat.
“Sekali saya tegaskan jika saya berbicara karena saya peduli kepada pemerintah dan masyarakat, jika performa pemerintah buruk maka pelayanan masyarakat pun akan buruk,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra itu menyadari jika dalam pengisian jabatan, melakukan rotasi mutasi serta promosi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu adanya kajian yang cukup mendalam agar kebijakan yang diambil tepat.
Namun, melihat kondisi saat ini Hasbi mengingatkan agar rotasi mutasi dan promosi harus disegerakan.
Termasuk dengan pengesaha SOTK baru, perlu dilakukan sesegera mungkin agar kinerja pemerintah bisa lebih maksimal.
Hasbi juga mengingatkan kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian jika ia memiliki kewenangan penuh dalam melakukan rotasi mutasi serta promosi.
Hak istimewa itu diharapkan digunakan sebaik mungkin dengan fokus pada asa profesionalisme dan kapasitas serta kapabilitas, bukan karena desakan atau interpensi pihak tertentu. (Bam/air)











