TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Usianya baru 28 tahun. Siska Ayu Senda telah memiliki dua kafe di kawasan Jakarta dan Bekasi bernama KopiSend
Siska sejak di bangku kuliah di Universitas Andalas, Padang, sudah tertarik bekerja sebagai barista di kafe.
“Jadi saya kuliah sambil kerja jadi barista. Pindah-pindah sampai tiga kafe. Biaya kuliah murah, jadi uangnya buat jajan,” ujarnya, Senin (25/7/2022).
Menurut gadis berdarah Minang ini, sejak saat itu ia mulai menekuni dunia barista dan perkopian.
Sehabis kuliah di Fakultas Pertanian jurusan Agribisnis Universitas Andalas, ia hijrah ke Jakarta dan tetap menekuni pekerjaan sebagai barista di kafe.
Namun, bekerja sebagai barista dengan titel sarajana awalnya ditentang keras orangtuanya yang lebih menginginkan Siska bekerja sebagai pegawai kantoran.
“Ya kalau orangtua kan gak muluk-muluk ya, pinginnya anaknya kalau bisa jadi pegawai kantoran. Orangtua kan gak tau barista itu apa. Tapi ya rejekinya di coffee shop lagi,” jelasnya.
Setelah empat tahun bekerja sebagai karyawan kafe dan dirasa memiliki cukup pengalaman, ia kemudian memutuskan untuk mencoba peruntungan membuka kafe sendiri.
Rupanya niatnya menjadi owner kafe didukung penuh oleh kakak kandungnya.
Dalam perjalanannya ia juga mendapat rekanan yang mendukung modal usaha. “Awalnya mendirikan kafe nekat aja sih. Dan sebenernya modalnya juga dari orangtua yang mulai mendukung usaha saya karena saya bisa membuktikan ke orangtua (kerja keras dan usahanya-red),” ujarnya.
Usaha mendirikan kafe, lanjut Siska, diawal-awal juga tidak berjalan mulus. Di akhir tahun 2019, Covid-19 melanda Indonesia yang berdampak pada lesunya perekonomian masyarakat.
“Alhamdulilah sekarang udah tiga tahun berjalan. Sudah bisa survive dan sudah balik modal setahun yang lalu,” tandasnya.
Kini, Siska mengaku, berambisi untuk membuka kafe ketiganya dan akan kembali mempekerjakan beberapa orang terdekatnya.
“Ya salah satu tujuan saya berbisnis ingin mempekerjakan orang. Mudah-mudahan secepatnya bisa buka cabang. Tapi dilihat lagi apakah sudah siap atau belum,” tandasnya.
Reporter : Syaiful Adha











