PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkab Pandeglang telah selesai membangun Jalan Tamanjaya-Sumur sepanjang 650 meter dengan cara dibeton. Namun pembangunan yang tidak dilengkapi dengan drainase itu dikeluhkan masyarakat, karena rumah warga kerap digenangi air saat hujan.
Sejumlah warga di Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur meminta agar ruas Jalan Tamanjaya-Sumur diberi drainase atau saluran air.
Suherman warga Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak terkait. Soalnya, kata dia, rumahnya dan puluhan warga lain kerap terendam air karena airnya tidak mengalir.
“Kalau hujan pasti airnya naik ke rumah, posisi jalan lebih tinggi tetapi enggak ada drainasenya,” katanya di samping jalan tersebut, kemarin.
Suherman mengatakan, sebelum dibangun, warga sudah menyampaikan kepada pihak pelaksana agar dibangunkan drainase.
Hendra Setiawan, warga lainnya, menyayangkan pembangunan jalan tidak dilengkapi dengan drainase itu. Padahal, kata dia, dilokasi tersebut sering terjadi banjir akibat air tidak mengalir.
“Saya juga heran, kenapa dibayarkan oleh Pemkab, sementara enggak ada drainasenya. Udah lama selesainya, udah hampir empat bulanan,” katanya.











