CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Tempat hiburan malam di Kota Cilegon disebut-sebut kembali beroperasi secara diam-diam.
Seperti sebelum disegel oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, hiburan malam tersebut kembali menyediakan minuman keras serta diduga kuat menjadi tempat prostitusi.
Diketahui tahun 2021 lalu, Pemkot Cilegon melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP gencar melakukan penindakan terhadap sejumlah tempat hiburan malam di Kota Cilegon.
Bahkan, Pemkot Cilegon telah bertindak tegas dengan menyegel tempat yang berkedok hotel, kafe, serta karaoke tersebut.
Kembali dibukanya tempat hiburan malam dipantau oleh Gerakan Bersama Anti Kemaksiatan (Gebrak) Banten.
Penasehat Gebrak Banten, Edi John menjelaskan, tempat hiburan malam baik di Jalan Lingkar Selatan (JLS) maupun di sejumlah titik lain di Kota Cilegon telah lama kembali beroperasional.
Ia mengaku bersama beberapa orang telah membuktikan hal tersebut bahkan mengaku telah memiliki sejumlah bukti berupa video. “King, malam Jumat kemarin buka, semalam juga buka, miras tetap ada, PL (pemandu lagu) tetap lengkap,” ujar Edi John, Minggu (14/8).
Menurut Edi, tempat-tempat hiburan malam itu kembali buka secara diam-diam. Saat Satpol PP melakukan pengawasan, tempat tersebut tutup secara mendadak, namun setelah razia selesai kembali buka.
Tidak hanya tempat hiburan malam, menurut Edi, warung remang-remang dan kafe yang menjual miras pun kembali buka di Kota Cilegon. Sebagai masyarakat, Edi mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya geliat tempat hiburan malam, warem, maupun cafe yang menjajakan miras bisa mengganggu ketertiban masyarakat. “Sangat memprihatikan, kembalinya THM pasti akan memancing penyakit masyarakat akan kembali meningkat yang bisa menggangu keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Edi berharap Pemkot Cilegon maupun Pemerintah Kabupaten Serang menindak tegas tempat hiburan malam maupun warem dengan menutup total tempat tersebut. “Penindakan jangan hanya seremonial, selama ini hanya begitu, seharusnya sekali ditindak tutup total. Pemerintah harus membuktikan Cilegon zero alkohol,” ujarnya. (bam/air)











