“Tujuan dari kegiatan ini sendiri yakni kita ingin meningkatkan pengetahuan, kompetensi pemandjan ekowisata juga menerapkan standar kerja yang sesuai dengan Standar Kompetensj Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) khususnya dibidang pemanduan ekowisata,” katanya.
Pada pelatihan ini, pihaknya juga menekankan kepada para pemandu wisata di Kabupaten Lebak untuk lebih menguasai potensi lokal di daerahnya masing-masing. Baik dari segi wisata maupun ekonomi kreatifnya.
“Kita tentu mendorong agar para pemandu wisata bisa lebih sadar akan potensi lokal didaerahnya masing-masing. Sehingga pemandu tidak hanya memberikan narasi tentang destinasi wisata saja, namun juga dapat mengedukasi masyarakat lainnya dan terus menggali potensi lokal,” harapnya.
Lebih lanjutnya, pihaknya akan mendorong para pelaku wisata khususnya peserta yang mengikuti pelatihan pemandu wisata ini untuk mengikuti sertifikasi pemandu wisata.
Erlang, salah satu pemandu wisata asal Kecamatan Sobang, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan pemanduan ekowisata ini. Karena, dalam pelatihan ini, dirinya dan pemandu wisata lainnya dibekali ilmu tentang cara pemanduan ekowisata yang baik dan benar.
Selain itu, dirinya juga berkali-kali disadarkan akan potensi lokal yang ada didaerahnya yang dapat dikembangkan menjadi ekowisata yang dapat menarik wisatawan.
“Alhamdulillah saya sangat antusias mengikuti pelatihan ini, karena disini kita diberikan edukasi yang benar-benar bermanfaaat. Di sini juga kita terus diberikan cara untuk memanfaatkan dan menggali potensi lokal di daerah. Semoga pelatihan seperti ini bisa terus terlaksana, sehingga kita bisa mempunyai banyak ilmu untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Lebak ini,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Ahmad Lutfi











