PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pandeglang tengah melakukan kunjungan kerja di daerah rawan bencana gempa bumi megathurst dan tsunami di Kabupaten Pandeglang. Salah satunya adalah Desa Rancapinang, Kecaamatan Cimanggu.
Dalam kunjungan kerja di Desa Rancapinang, FPRB menerjunkan tim sebanyak 17 orang.
Ketua FPRB Pandeglang Mulyadi mengatakan, memasuki tahun 2022 tim FPRB berjumlah 17 orang secara serempak turun ke daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami.
“Salah satunya yaitu di Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu. Lokasinya berada dekat dengan tepi pantai dan pusat gempa Sumur,” katanya kepada Radarbanten.co.id, Minggu (28/8/2022).
Tujuan tim, ialah melakukan kajian dalam upaya meminimalkan dampak risiko bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Pandeglang. Melalui pendataan jumlah penduduk, jumlah rumah dan bangunan, serta letak wilayah.
“Sampai dengan melakukan kajian seberapa besar tingkat ancaman bencananya. Karena memang kegiatan dilakukan dalam upaya meminimalkan risiko bencana,” katanya.
Mulyadi menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan baru pertama kalinya oleh FPRB. Setelah ini akan ada kegiatan lanjutan karena kehadiran FPRB untuk membantu meningkatkan kapasitas atau kemampuan warga lokal dalam menghadapi bencana alam, khususnya tsunami.
“Jadi, data yang sudah dikumpulkan akan dijadikan bahan dalam melakukan kajian pengurangan risiko bencana. Sehingga ke depan jika ada bencana tidak lagi gagap menghadapinya,” katanya.









