“Tujuan parenting Insantama ini adalah pertama, parenting ini ingin menjadi wasilah silaturahmi antar orang tua dengan guru,” katanya.
Kemudian, kedua, mengingatkan peran orang tua dalam membina anaknya, menanamkan ketauhidan dan bakti anaknya kepada orang tua dalam mendidik anak-anak kita, jadi sinergi dalam mendidik anak akan ketemu jalannya. Ketiga, Insantama memiliki program pendidikan yang mensinergikan anak dengan orang tua.
Selanjutnya, keempat, program kerjasama, Insantama selalu konsisten mengajarkan metodologi qiroaty kepada anak-anak, oleh karena itu peran orang tua harus mendukung kerjasama program ini untuk menciptakan generasi tangguh anak-anak kita. Kelima, berharap dengan sinergi ini, kalau ada masalah maka diharapkan ada penyelesaian yang jelas dan tidak berlanjut tanpa kejelasan.
Ustadz M. Ismail Yusanto dalam pemaparannya mengatakan, kepercayaan masyarakat dan orang tua siswa bagi pihaknya sebagai amanah. Insantama sudah memiliki 21 cabang di 21 kota seluruh Indonesia.
“Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu membawa anak-anak menjadi generasi yang kuat bukan yang lemah, kuat akidahnya, kuat tauhidnya dan kuat amal salehnya.” tuturnya.
Ia menegaskan, parenting ini untuk memperkuat pendidikan di sekolah dan di rumah harus saling bersinergi. Karena itu, masalah pendidikan yang sangat penting adalah meletakkan dasar-dasar tsaqofah, shaksiyah dan ilmu kehidupan.










