Menurutnya, baik pendidikan maupun perlindungan harus diutamakan sebagaimana mestinya dan hal tersebut juga dilakukan terhadap anak-anak non disabilitas. Dirinya berharap agar Pemerintah Kabupaten Tangerang ikut memperhatikan dan membantu memajukan YPAC Tangerang ini.
“Yang sangat kami butuhkan saat ini adalah sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan,” ungkap Nuryanah
Terkait dengan perlindungan anak, dirinya dan para relawan YPAC Tangerang terus menekan dan meminimalisir kekerasan terhadap anak, juga perundungan anak yang kian marak. Sehingga hal ini banyak merugikan masa depan anak-anak, baik anak disabilitas maupun anak non disabilitas.
“Makanya kami terus mengadakan sosialisasi ke setiap sekolah dan kantor desa maupun kelurahan hingga kecamatan,” ungkapnya.
Seperti diketahui, YPAC didirikan oleh Prof. Dr. Soelarso pada 1953 di Solo dan pada tahun ini YPAC sudah berusia 69 tahun. Kini telah memiliki 21 cabang di Indonesia.
Reporter: Mulyadi
Editor: Mastur










