TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID —- Kisruh pengelolaan sampah Pasar Curug, Tangerang ternyata masih berlanjut. Kendati sudah ada pemanggilan terhadap koordinator pengelolaan kebersihan Tudi Mahari Widiyanto atau Domi, pada Rabu, 14 September 2022, ternyata ada beberapa hal yang belum dibahas tuntas.
Diketahui, Rabu, 14 September kemarin Domi sudah diundang untuk rapat bersama di kantor PD Pasar NKR yang berada di Jalan Nyi Mas Melati No 127 Tangerang.
Kepada radarbanten.ci.id, Koordinator pengelola kebersihan Pasar Curug, Kabupaten Tangerang Tudi Mahari Widiyanto mengatakan, dirinya mengakui ada pemanggilan rapat oleh pihak PD Pasar NKR, Rabu (14/09) kemarin yang jadwalnya pukul 14.00. Namun dirinya kecewa karena rapat tersebut dimajukan menjadi pukul 10.00 WIB.
“Saya kecewa, karena dalam rapat tersebut poin yang saya harapkan dalam rapat tersebut tidak ada dibahas, hanya jabat tangan dan foto-foto saja,” ungkapnya, Kamis 15 September 2022.
Dirinya mengungkapkan, dalam rapat tersebut PD Pasar NKR berjanji akan membahas bak tempat pembuangan sampah (TPS) sampah di Pasar Curug serta akan membahas pengajuan dirinya pindah jabatan menjadi koordinator keamanan Pasar Curug.
“Namun nyatanya dalam rapat tersebut hanya cuma pengen tahu kronologis kejadian pada hari Minggu lalu soal saya marah-marah yang viral, sama minta damai, jabat tangan terus minta foto bareng bertiga antara saya, direktur umum, dan direktur administrasi PD Pasar NKR,” beber pria yang biasa di panggil Domi.
Dirinya juga sangat kecewa dalam rapat tersebut, yang semestinya Direktur Operasional PD Pasar NKR dan Kepala Pasar Curug dihadirkan, karena secara langsung beliau yang berhubungan langsung dalam video yang viral tersebut.
“Saya juga menginginkan TPS Pasar Curug segera dipindahkan dari lokasi saat ini. Karena jelas TPS tersebut berdiri di atas lahan keluarganya, dan belum memiliki AMDAL lingkungan. Karena mereka dulu pengajuannya untuk pendirian gardu listrik, bukan untuk TPS,” ucapnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: M Widodo











