Kata Ferry, kedua korban diketahui berprofesi sebagai wirausaha yang membuka warung dan kerap memborong kayu milik warga sekitar. Saat kejadian sendiri, di dalam rumah hanya ada kedua korban saja.
“Mereka itu cuman tinggal berdua saja, anaknya sudah pisah rumah, ” katanya.
Ia menyebut, peristiwa itu diduga bukan perampokan. Sebab dua unit motor beserta handphone korban masih tersimpan di dalam rumah.
“Katanya ini bukan pembunuhan biasa, tapi ada motif balas dendam. Karena motor sama barang-barang lainnya ga ada yang hilang, ” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, saat ini pihak kepolisian tengah turun tangan melakukan olah TKP, dan memeriksa beberapa saksi. Unit inavis juga turut dikerahkan guna mengevakuasi kedua pasutri itu.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











