SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Banjir yang melanda Kota Serang pada Kamis, 17 November 2022, pagi ini nyaris seperti yang terjadi pada 1 Maret 2022 lalu.
Titik-titik awal yang terdampak banjir yang dilaporkan warga dari subuh hingga pagi hari juga sama.
Yang pertama kali melaporkan dan mengirimkan video banjir juga sama. Yaitu mulai dari warga Komplek Padma Raya, kemudian warga Cikulur dan selanjutnya warga Komplek Widya Asri, Kota Serang.
Nah, Kamis, 17 November 2022 pagi ini redaksi RADARBANTEN.CO.ID juga kembali mendapatkan kiriman video dari ketiga lokasi itu.
Video kiriman dari warga Komplek Widya Asri, Kota Serang misalnya. Dilaporkan jalan utama komplek terendam banjir. Arus air terlihat cukup deras. Ketinggian air mencapai sepada orang dewasa.
“Widya Asri di jalan utama. Ijin pimpinan melaporkan. Arus deras,” kata perekam video.
Video seperti diambil waktu subuh. Sebab, kondisi sekitar masih terlihat cukup gelao dan lampu jalan masih menyala.
Untuk wilayah lainnya di Kota Serang, hingga Kamis, 17 November 2022 pukul 07.30 WIB belum diperoleh konfirmasi.
Diberitakan sebelymnya, Komplek Perumahan Padma Raya, Kaujon, Kota Serang kembali terendam banjir.
Dari video yang didapat RADARBANTEB.CO.ID, ketinggian air mencapai sebetis orang dewasa di bagian depan komplek Perumahan.
Sementara ketinggian air di komplek bagian belakang bisa lebih tinggi karena ketinggian permukaan tanah lebih rendah.
“Pagi ini pukul empat kurang lima meni (03.55 WIB), mudah-mudahan dinas yang bisa membantu segera turun. Karena warga (komplek perumahan) sudah pada menaikkan mobil ke jalan raya,” kata Ibu Linda, seorang pejabat Pemprov Banten yang tinggal di seberang Komplek Padma Raya, Kamis, 17 Novemver 2022.
Sementara itu, video lainnya yang diperoleh, daerah Cikulur juga kebanjiran. Ketinggian air di jalan sudah mencapaikan selutut orang dewasa. Air dilaporkan air mulai pukul 03.20. “Minta tolong bantuannya,” kata seorang warga.
Sebagaimana diketahui, semalaman Kota Serang diguyur hujan intensitas sedang. Hanya saja durasi cukup lama. Sehingga menyebabkan Sungai Cibanten, Kota Serang meluap.
Pada 1 Maret 2022 lalu Kota Serang dilanda banjir besar, yang menyebabkan sebagian wilayah Kota Serang, Kabupaten Serang terendam.
Ketika itu, dugaan kuat disebabkan pintu air Bendungan Sindang Heula dibuka untuk mengurangi volume air di dalam bendungan.
Penulis/Editor: M Widodo










