SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Desa Wisata Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang menampilkan pertunjukan kesenian wayang golek.
Event itu dalam rangka mempromosikan Desa Wisata Cikolelet dan melestarikan warisan seni budaya tradisional.
Kepala Desa Cikolelet Ojat Darojat mengatakan, event tersebut merupakam konsep acara pesta rakyat bertajuk Raramean Tunjung Tahun. Selain kesenian priangan, pihaknya juga menampilkan kesenian tradisional lokal seperti calung dan rudat.
“Ini juga merupakan permintaan dari warga kami untuk menampilkan perunjukan wayang golek, Alhamdulillah masyarakat antusias ada sekirar 2.000 orang yang hadir, wisatawan juga ada,” katanya.
Pihaknya mengundang ki wayang Apep AS Hudaya Giri Komara sebagai pewayang dari Bandung untuk mengisi acara tersebut. “Kami ingin melestarikan kesenian tradisional, wayang golek di Banten juga ada,” ujarnya.
Pertunjukan wayang golek ini, kata Ojat, akan menjadi agenda tahunan yang akan menjadi rangkaian Festival Desa Wisata Cikolelet (FDWC). Pihaknya juga akan menambah destinasi wisata di desanya salah satunya medium pertunjukan.
Untuk itu, warga Cikolelet akan diberi pelatihan bagaimana menampilkan pertunjukan seperti memainkan alat kesenian, bukan hanya sebagai penonton saja. “Nanti ada program pelatihan dari Kemendikbudristek,” ujarnya.
Kemudian pihaknya juga akan menerima bantuan dari Kemendikbudristek berupa 10 oktaf angklung yang bisa dimainkan oleh 80 orang.
Editor: A Rozak











