SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang menjelaskan banyak hal yang menyebabkan naik turunnya partisipasi pemilih pada Pemilu.
Dari banyaknya penyebab tersebur, KPU Kota Serang pada Pemilu 2024 menargetkan partisipasi pemilih mencapai 81 persen.
“Banyak hal memang mempengaruhi naik turunnya partisipasi dalam kontestasi pemilu legislatif, pilpres, hingga pilkada,” ujar Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, KPU Kota Serang, Fahmi Musyafa.
Kata Fahmi, beberapa penyebab di antaranya yaitu, pemilih masih beranggapan memilih merupakan hak, bukan kewajiban, rutinitas ekonomi keseharian masyarakat, hingga figur pemimpin dinilai kurang mengakomodir harapan masyarakat.
“Kalau yang meningkatkan partisipasi pada Pemilu 2019 massifnya politik identitas,” katanya.
Politik identitas dalam pilpres, berpengaruh terhadap partisipasi pemilih, dan bahkan memberikan dampak positif dan negatif terhadap calon legislatif. Tapi, secara partisipasi pemilih mengalami peningkatan.
“Kalau tugas KPU menyosialisasikan, terkait program, tahapan teknis penyelenggaraan,” katanya.
“Untuk target partisipasi pemilih pada Pemilu 2024, KPU diberikan target sebanyak 81 persen,” imbuh Fahmi. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri











