PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabupaten Serang tak hanya dikenal sebagai kota industri. Di balik kesibukannya, Kabupaten Serang memiliki tujuh desa wisata.
Pesona wisata alam dan budaya di tujuh desa wisata ini menarik untuk dijelajahi.
1. Desa Wisata Cikolelet
Terletak di Kecamatan Cinangka, Desa Cikolelet pernah masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 dari Kemenparekraf RI.
Daya tarik utamanya adalah alam dan budaya. Terdapat Curug Kembar, Curug Lawang, Puncak Cibaja, Kampung Ekraft (Kampung Kopi), hingga jalur sepeda gunung dan motor trail di desa ini.
Wisatawan juga bisa menikmati berbagai produk UMKM seperti kopi robusta, susu kambing etawa, emping melinjo, dendeng ikan lele, serta kerajinan relief taman.
Kesenian tradisional seperti rudat, calung, hingga tradisi budaya mamaca dan nukuh juga masih lestari di Desa Cikolelet.
2. Desa Wisata Padarincang
Berada di Kecamatan Padarincang, desa ini naik kelas dari desa berkembang jadi desa maju pada 2023 dan masuk nominasi 50 besar ADWI 2024.
Dikenal dengan sumber air melimpah, Desa Padarincang punya objek wisata Sungai Cikalumpang, kolam alami Cipalias, dan Curug Cigumawang.
Pengunjung bisa menjajal body rafting, susur sungai, atau jungle tracking.
Padarincang juga punya beragam festival seperti Festival Durian Jatohan pada bulan Februari–Maret dan Festival Layangan pada musim panas.
Wisata budaya di sini mencakup pencak silat, rudat, rebana, panjang mulud, dan bubur suro massal.
Untuk kuliner, wajib coba jajanan tradisional seperti kue jajorong, pais solempat, kripik kulit tangkil, hingga bubur jodo.
Wisatawan yang ingin menginap bisa memilih homestay warga atau berkemah di area camping ground yang tersedia.
3. Desa Wisata Kubangbaros
Berada di Kecamatan Cinangka, Desa Kubangbaros masuk kategori desa wisata maju sejak 2023 dan berhasil menembus 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).
Kubangbaros menawarkan jelajah tiga curug serta wisata buatan seperti pemandian air panas Embah Buluwaja dan kerajinan bunga dari limbah plastik.
Wisata budaya juga tersedia lewat atraksi terbang dan bendrong lesung.
Wisatawan bisa bermalam di homestay warga dan membawa pulang oleh-oleh seperti madu klanceng, kerupuk gadibug, jamu buah maja, hingga kerajinan dari cangkang buah maja.
4. Desa Wisata Curuggoong
Terletak di Kecamatan Padarincang, Desa Curuggoong punya banyak pilihan paket wisata. Tiket masuk air terjun Curuggoong hanya Rp5.000.
Pengunjung juga bisa menikmati wisata petik durian langsung dari pohon di Kebun Durian Ciseuti dengan tarif Rp50.000.
Untuk wisata kuliner, tersedia paket bacakan berisi nasi liwet, ikan bakar, sambal combrang, tempe, sayur asem, dan lalapan seharga Rp150.000.
Ada juga pemandian alami Cirahab (Rp5.000) dan eduwisata batik Tedjo (Rp150.000).
Desa ini menyediakan homestay bernuansa pedesaan serta rumah makan Dapur Uwa dengan ragam kuliner khas.
Produk lokalnya? Susu kedelai alami yang jadi favorit wisatawan.
5. Desa Wisata Situterate
Desa Situterate di Kecamatan Cikande terkenal dengan ekowisata danau alaminya. Ikon utamanya adalah jembatan pelangi dan wahana sepeda air (bebek-bebekan) yang bisa dinikmati dengan harga Rp20.000.
Setelah puas bermain air, pengunjung bisa mencicipi kuliner khas seperti seblak mi jontor dan spatula di kedai lokal.
Desa ini juga punya Kelompok Wanita Tani Tegar yang menyediakan pelatihan hidroponik.
Homestay juga tersedia bagi wisatawan yang ingin menginap lebih lama menikmati suasana asri dan udara sejuk Situterate.
Editor: Agus Priwandono











