“Ya kang harganya aga mahal, sekarang Rp70 ribu perkilo. Harganya naik dikit dikit tapi pasti dari angka Rp50 ribu,” kata Asep.
Katanya, cuaca esktrem telah menyebabkan nelayan di pesisir Lebak Selatan tidak pergi melaut. Sehingga hasil tangkapan mereka pun turut menurun. “Para nelayan katanya takut buat ngelaut, cuacanya lagi ga ngedukung. Ada mereka ngelaut juga hasilnya ga maksimal,” katanya.
Selain oleh cuaca ekstrem di lautan berupa gelombang tinggi, hujan juga turut mempengaruhi. Sebab, hujan yang turut mengguyur wilayah Lebak selatan membuat para pengrajin ikan asin kerepotan.
“Kualitas juga aga kurang kang, karena kan penggeringannya ga maksimal,” ucapnya.
Sementara, Sulastri warga Rangkasbitung, mengatakan, memang kenaikan di Pasar Rangkasbitung hampir dialami semua bahan pokok termasuk ikan asin.












