CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Cuaca buruk menghantui masa arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di jalur penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni.
Cuaca tidak bersahabat justru terjadi pada puncak arus libur tersebut pada akhir pekan yang lalu.
Kendati cuaca tidak bersahabat, tampaknya tidak mempengaruhi animo pengguna jasa penyeberangan.
Hal itu terlihat dari melonjaknya jumlah penumpang atau pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Merak selama satu pekan arus libur Nataru.
Berdasarkan data yang diperoleh RADARBANTEN.CO,ID dari PT ASDP Indonesia Ferry, dibandingkan tahun 2021, pada tahun ini seluruh aspek penyeberangan dari H-8 hingga hari H atau Minggu 25 Dresember mengalami kenaikan.
Dimulai dari jumlah kapal yang beroperasi, jumlah trip kapal, jumlah penumpang, hingga jumlah kendaraan.
Data yang paling mencolok terlihat pada jumlah penumpang, terutama penumpang pejalan kaki. Di mana, jumlah pengguna jasa penyeberangan yang berjalan kaki melonjak hingga 160 persen dibandingkan tahun 2021.
Tahun 2021, jumlah penumpang pejalan kaki yang menggunakan jasa penyeberangan Pelabuhan Merak sebanyak 8.121 orang. Sedangkan, tahun 2022, sebanyak 21.089 orang.
Angka mencolok juga terlihat pada jumlah penumpang yang menggunakan kendaraan. Secara persentase, jumlahnya mengalami kenaikan sebesar 19 persen. Dari 296.332 orang pada tahun 2021 menjadi 352.416 orang pada tahun ini.
Sedangkan untuk jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni hanya mengalami kenaikan 12 persen, atau dari 72.711 unit kendaraan menjadi 81.683 unit kendaraan.
Diketahui, cuaca buruk terjadi di perairan jalur penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni. Bahkan, pada Kamis 22 Desember 2022, penyeberangan sempat ditutup sementara karena faktor cuaca.
Penyeberangan kembali dibuka pada Jumat 23 Desember 2022 dini hari.
Kemudian, diduga karena faktor cuaca, pada Jumat 23 Desember 2022 malam, satu mobil penumpang kapal ferry terjatuh ke laut di Dermaga Dua usai sideramp KMP Shalem bergeser.
Peningkatan jumlah penumpang diperkirakan disebabkan oleh masih tingginya animo masyarakat untuk menghabiskan masa libur Nataru yang berbarengan dengan libur sekolah.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, setelah puncak arus berangkat Natal kemarin, ASDP siap melayani para pengguna jasa yang akan memanfaatkan momentum libur Tahun Baru 2023 yang kembali bertepatan dengan akhir pekan.
“Jika melihat trafik penumpang dan kendaraan yang masih terus ramai dan mengalir lancar baik lintas Merak – Bakauheni,” ujarnya.
Desember ini, curah hujan umumnya mengalami peningkatan, yang berdampak terjadinya gelombang tinggi dan angin kencang di sejumlah lintasan penyeberangan.
“Kami lakukan koordinasi intensif khususnya dengan BMKG, kepolisian/TNI, dan otoritas pelabuhan saat setiap kali sebelum kapal ferry melakukan pelayaran agar perjalanannya aman dan lancar sampai tujuan,” katanya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











