LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak dalam beberapa hari terakhir ini telah membuat beberapa aliran sungai di Lebak meluap. Bahkan, dilaporkan terdapat beberapa titik yang airnya sudah mencapai lahan pertanian milik warga.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Lebak, Rahmat mengkonfirmasi, berdasarkan hasil monitoring di lapangan, sedikitnya ada 57 Hektare sawah di Kecamatan Cibadak yang terendam banjir sejak Selasa (27/12) kamarin.
“Betul, petugas kita sudah ke lokasi sejak kemarin,” kata Rahmat saat dihubungi, Rabu 28 Desember 2022.
Rahmat mengatakan, terdapat dua Desa di Kecamatan Cibadak yang lahan sawahnya terendam banjir yakni di Desa Cisangu sekitar 47 hektare, dan Desa Bojongcae sekira 10 hektare.
“Kita terima juga laporan bahwa ada sawah yang ikut terendam di Kecamatan Maja, namun kita belum dapat data realnya,” kata Rahmat.
Menurutnya, umur tanaman padi milik warga yang terendam rata-ratanya berusia 30 hst alias hari setelah tanam. Namun ada juga yang sudah hampir memasuki masa panen yakni 60 sampai 80 hst. Akibatnya, lahan yang persawahan yang terendam banjir itu terancam gagal panen.
“Namun kita belum bisa menyebut lahan itu puso atau tidak bisa ditanami lagi atau tidak. Karena kita harus lihat, amati dan pelajari terlebih dahulu,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aditya











