LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lebak mengaku bahwa saat ini Lebak belum menerima rincian Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tahun anggaran (TA) 2023.
Hal itu dikatakan oleh Kepala BKAD Lebak Halson Nainggolan. Katanya, pihaknya masih menunggu keputusan dari Pj Gubernur Banten Al Muktabar tentang Bankeu itu.
Di tahun 2022 sendiri, Lebak diketahui mendapatkan Bankeu dari Pemprov Banten senilai Rp 20 Milliar.
“Tahun kemarin kita dapat Rp20 M, tahun ini belum tahu, finalnya ada di keputusan Gubernur,” kata Halson kepada Radar Banten, Jumat 6 Januari 2022.
Halson mengatakan, Bankeu sendiri akan pihaknya fokuskan kepada pembangunan sarana infrastruktur di 28 Kecamatan yang ada di Lebak.
“Tentunya sarana infrastruktur akan menjadi prioritas kami, guna menciptakan pemerataan pembangunan di Lebak,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BKAD Provinsi Banten, Lebak sendiri di tahun 2023 ini akan mendapatkan bankeu Rp30 M. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yakni yang hanya sekitar Rp20 M saja.
Sekertaris BKAD Lebak, Agung Budi mengaku bahwa Lebak sendiri hanya mendapatkan Bankeu dari Pemprov Banten saja. Dan setiap tahun jumlah alokasi Bankeu tentunya akan berbeda-beda.
“Setiap tahun beda-beda, dan Allhamdulilah jika Bankeu tahun ini naik,” ucapnya.
Menurutnya, kenaikan bankeu tentunya akan berkontribusi besar dalam pembangunan di Kabupaten Lebak.
“Karena kemarin pemenuhan infrastruktur kita masih belum nyampe 40 persen dari DAU,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aditya
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aditya











