Jadi pelayanan TNKB masih sama sebelum ada mesin cetak. Proses pencetakan TNKB masih melalui workshop Polda Banten.
“Kalau bahan baku kalengnya sudah ada maka bisa langsung cetak di sini. Jadi bisa lebih cepat,” katanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) pada Bapenda Banten Cabang Pandeglang H. Epy Shafiullah menyambut baik, kedatangan mesin baru berupa alat cetak TNKB.
“Kami tentu mengucapkan terima kasih kepada Korlantas dan Satlantas Polres Pandeglang. Ya mudah – mudahan pelayanan pembuatan TNKB menjadi lebih maksimal,” katanya.
Pelayan pembuatan TNKB yang tadinya menunggu satu sampai dua minggu menjadi lebih cepat. Jadi proses pembuatan TNKB kendaraan lama maupun kendaraan baru bisa cepet keluarnya.
“Biasanya kan cetak STNK-nya sudah keluar lebih duluan dan nanti untuk TNKB nya minggu depan atau sebulan, biasanya satu bulan. Ya mudah – mudahan setelah ada mesin cetaknya ada dua unit ada untuk R4 dan R2 bisa terlayani dengan waktu singkat dan cepat,” katanya.
Akan tetapi sementara ini mesin alat cetak TNKB belum dioperasionalkan. Namun sudah disimpan di ruang khusus.
“Hanya saja memang belum bisa dioperasionalkan karena materialnya belum lengkap. Kaleng untuk plat nomornya belum ada,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan












