“Kota Cilegon memiliki angka kemiskinan terendah kedua. Angka pengangguran juga terus mengalami penurunan. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras,” tuturnya.
Sementara itu. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Panca N Widodo menjelaskan, penurunan angka pengangguran terjadi sejak dua tahun terakhir dengan rata-rata jumlah serapan tenaga kerja sebanyak 5.000 orang.
“Pada tahun 2021 TPT di kita (Kota Cilegon) turun 5.000 jiwa lebih dan pada tahun 2022 juga sekitar 5.000. Karena itulah, Kota Cilegon masuk peringkat keempat pengangguran terendah di Provinsi Banten yang sebelumnya di peringkat ketujuh,” jelasnya.
Penurunan angka pengangguran tersebut, kata Panca, dapat tercapai melalui berbagai program dan kegiatan, di antaranya, komunikasi baik Walikota Cilegon Helldy Agustian dengan industri, pemberdayaan ekonomi, pelatihan tenaga kerja dan program-program pendukung lainnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











