PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mantan narapidana teroris (napiter) memanfaatkan abu sisa pembakaran atau FABA (Fly Ash Dan Bottom Ash) dari unit PLTU Banten 2 Labuan OMU menjadi pupuk tanaman. Pemanfaatan FABA PLTU Banten 2 OMU dilakukan oleh napiter yang tergabung dalam Koperasi Bina Insaf Mandiri (BIM).
Koperasi BIM yang beranggotakan mantan teroris ini merupakan yayasan yang diinisiasi Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror untuk mewadahi para eks napiter yang telah selesai menjalani masa hukuman dan sukses di deradikalisasi dengan konsep memanusiakan manusia.
Di dalamnya, mereka dibina dan dibimbing agar bisa kembali ke masyarakat dengan berdaya. Pasalnya, para eks napiter kerap mendapatkan penolakan sosial ketika bebas dan tidak bisa menjalani kehidupan yang normal dan kerap dicurigai di tengah masyarakat lagi karena label mantan teroris.
Oleh karenanya, sekelompok mantan napiter di Pandeglang mengelola koperasi untuk memberdayakan diri mereka agar bisa kembali dan bisa diterima lagi di tengah masyarakat.
Para napiter ini bertekad untuk membuktikan bahwa mereka sudah berubah dan ingin menjalankan kehidupan yang normal, terlebih kepada NKRI, dan ingin bermanfaat khususnya di Banten.
Berangkat dari tekad yang kuat untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa mantan teroris bisa berubah dan menyalurkan kemampuannya untuk kegiatan-kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat untuk lingkungan dan sesama.
Koperasi BIM beranggotakan 31 orang, di antaranya, 14 orang mantan napiter, 13 orang mantan jaringan, dan empat orang merupakan petani.











