“Mudah-mudahan ini bisa menjadi dukungan untuk kegiatan yang digelar oleh PWNU seperti Porseni kemarin,” katanya.
Menurutnya, NU memiliki sejarah panjang. Bahkan usianya saja sudah melebihi usia negara Indonesia ini. Namun, semangat NU tidak pernah padam dalam berkontribusi pembangunan, politik dan keagamaan di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Al Muktabar mengajak kepada seluruh pengurus dan kader NU untuk terus menjaga persatuan dengan menjaga kondusifitas di daerah masing-masing.
“Tadi saya didaulat untuk memberikan sambutan tentang perlunya kita menjaga kondusifitas. NU ada di Provinsi, Kabupaten, Kota, Kecamatan, Desa, Kelurahan RT, RW sampai ke rumah tangga. Jadi unsur NU itu adalah rangkaian dari satu kesatuan yang menjadi modal dasar dalam membangun bangsa ini,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Mastur











