SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memborong penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Tidak tanggung-tanggung, tiga penghargaan yang diberikan Sri Mulyani melalui Kanwil Dirjen Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan kepada Pemprov Banten.
Ketiga penghargaan itu yakni penghargaan untuk kategori pengelola fiskal tertinggi dan terbaik, pengelola Dana Insentif Daerah (DID), dan pengelola Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik terbaik.
Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, ketiga penghargaan itu berhasil diraih berkat kinerja luar biasa dari stakeholder Pemprov Banten khususnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten.
“Alhamdulillah kita diberikan penghargaan oleh Kemenkeu atas ide-ide kita dalam melalulan pengelolaan anggaran di Banten ini,” kata Pj Gubernur saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu, 8 Febuari 2023.
Dari ide-ide yang diterapkan pihak dalam pengelolaan anggaran, salah satu nya yakni saat Pemprov Banten mengalokasikan sebagian besar dana insentif untuk membeli beras yang mana bertujuan untuk mengatasi ketahanan pangan di Banten.
“Saya cerita tadi dana insentif daerah itu yang sebagian besar kita belanjakan kepada beras untuk kalau terjadi kesulitan pangan dan itu juga dalam skema perlindungan sosial,” katanya.
Kepala BPKAD Banten Rina Dwiyanti menuturkan, penghargaan itu bisa pihaknya peroleh karena sudah melalukan pengelolaan keuangan secara tertib dan sesuai aturan.
Pengelolaan keuangan dilakukan mulai dari proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pertanggungjawaban dan pelaporan.
“Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk melakukan tata kelola semua itu dengan baik pula, tentu tidak terlepas dari bimbingan dan arahan pimpinan,” ucapnya.
Usai mendapatkan penhargaan itu, Rina mengaku BPKAD Banten akan terus melakukan pengelolaan anggaran seoptimal mungkin guna kemajuan daerah.
“Sebetulnya yang kita kejar bukan semata penghargaan, tapi bagaimana setiap anggaran yang dikelola atau dilaksanakan dapat dipertanggungjwabkan atau akuntabel serta membawa kemanfaatan,” pungkasnya. *
Editor : Merwanda











