Terkadang pula politik sering dikaitkan dengan kekuasaan, sistem tata negara ataupun pengambilan keputusan. Kebijakan yang kotor dan tidak sesuai peraturan dilakukan oleh pemimpin yang ada, mengakibatkan stigma masyarakat terhadap citra politk itu kotor pula. Begitupun sebaliknya.
Melihat urgensi pemahaman politik dari generasi milenial tersebut. Dirasa pemerintah perlu hadir dengan cara pemberian pendidikan politik yang dapat di terima oleh milenial.
Tujuan dari pendidikan politik yaitu membentuk kesadaran warga negara khususnya milenial mengenai hak dan kewajibannnya sesuai konstitusi, terbentuknya sikap politik yang mendukung berfungsinya sistem pemerintahan secara sehat dan lainnya.
Selain itu, agar mereka menyadari bahwa politik bukan hanya sekedar memberikan suara, tapi memilih yang baik dan tepat dan amanah. Agar kedepannya tercipta hal yang baik pula sesuai dengan teori politik itu.
Penulis: Muhdi Perdiansyah, Mahasiswa Universitas Terbuka Serang












