Fajar mahasiswa asal Cilegon menceritakan, setelah berhasil selamat dari gempa bumi, ia dan belasan mahasiswa asal Banten berkumpul di mess milik KBRI untuk mengungsi dan beristirahat hingga kondisi kembali membaik.
Saat ini, pasca gempa, mereka sedang menghadapi cuaca ekstrem berupa cuaca dingin dengan suhu minus tujuh derajat.
Kondisi itu sangat menyiksa mahasiswa mengingat perlengkapan yang mereka miliki saat ini sangat terbatas.
“Kondisi saat ini, suhu derajat minus tujuh sangat dingin sekali, di dalam mes juga ala kadarnya. makanan sudah terpenuhi sedikit,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, saat ini ia dan mahasiswa lainnya sangat membutuhkan pakaian hangat untuk bisa bertahan dari dinginnya cuaca. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











