Mereka sempat menelan lima kekalahan beruntun. Yakni, saat bersua Arema FC (0-2), Persib Bandung (0-1), Barito Putera (0-3), Persebaya Surabaya (0-5), dan Dewa United (2-3).
Setelah lima hasil minor tersebut, Pendekar Cisadane mulai mengumpulkan poin setelah meraih dua hasil imbang beruntun, yakni saat bersua Persis Solo (0-0) dan Persikabo 1973 (1-1).
Dengan hasil ini, Persita naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara Liga 1. Mereka mengoleksi 30 poin dari total 22 pertandingan. Adapun Bhayangkara FC masih tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi 26 poin.
Sejak awal pertandingan, sebagai tuan rumah, Persita langsung tancap gas. Namun, Bhayangkara FC juga memberikan perlawanan yang cukup sengit.
Peluang berbahaya pertama di laga ini lahir dari tendangan bebas Matias Mier dari luar kotak penalty. Namun, bola berhasil ditangkap dengan sempurna oleh Aditya Harlan.
Kedua tim sama-sama membuat sejumlah peluang yang baik. Tapi, buruknya penyelesaian akhir membuat tidak ada gol yang tercipta di 30 menit pertama pertandingan ini.











