SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang meminta Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) untuk meningkatkan kewaspadaan terkait prakiraan banjir rob di pesisir utara Banten pada 16-22 Februari 2023.
Diketahui, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) pada 13 Februari 2023 memperkirakan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Hal ini dikarenakan adanya fenomena Super New Moon atau fase Bulan Baru yang bersamaan dengan Perigee (Jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 20 Februari 2023.
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, termasuk pesisir Banten Utara di antaranya Kota Serang.
Potensi rob ini berbeda waktu hari dan waktu di tiap wilayah, yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, hingga aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.
Di Wilayah Kota Serang, ada dua kelurahan yang berada di pesisir pantai, yakni Kelurahan Banten dan Kelurahan Kasemen keduanya berada di wilayah Kecamatan Kasemen.
“Yang biasanya terdampak di Kelurahan Banten dan Kasemen. Makanya, kami memberikan imbauan selain kepada Kelurahan dan siap siaga bilamana terjadi rob, kami juga menghimbau koordinasi RT/RW dan lintas sektoral,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Kota Serang, Tofan Wiguna kepada radarbanten.co.id, Selasa 14 Februari 2024.
Kata Topan, langkah tersebut dilakukan bagian dari tindaklanjut dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. BPBD Kota Serang selain melakukan koordinasi dan mitigasi bencana memberikan imbauan terkait prakiraan BMKG.
“Apapun informasi yang sekiranya penting diketahui masyarakat, kami membuat imbauan,” terangnya.
“Tak hanya itu, langkah mitigasi eksternal, mengingatkan kepada kelurahan untuk dapat siaga, terutama di titik langganan banjir rob,” tambah Tofan.
Kata Tofan, Data BPBD Kota Serang, banjir rob yang pernah terjadi di Kota Serang dengan ketinggian 30-40 centimeter terjadi pada 4 Desember 2021 pagi, area kawasan sekitar Pelabuhan Karangantu Lingkungan Karang Mulya, Kelurahan Banten.
“Di awal tahun 2023 ada tapi tidak terlalu besar. Berbeda dengan kejadian tahun 2021. Makanya berdasarkan prakiraan BMKG ini, kami melakukan mitigasi, koordinasi, membagikan pesan berantai melalui media sosial atau grup WhatsApp,” katanya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor: Ahmad Lutfi











